Potret Miris Kota Tanpa Ayah di Filipina

0
82

Jika dulu di Indonesia ada yang namanya Geng Dolly sebagai tempat prostitusi yang sangat ternama, di Filipina juga ada tempat yang serupa yaitu Angels City yang merupakan pusat prostitusi yang sampai kini masih aktif. Banyak para pramuria yang berjejer di sana-sini. Tidak hanya itu saja, di kota Malaikat ini juga terdapat anak-anak hasil dari hubungan itu. Rata-rata mereka tidak tau siapa sebenarnya ayah mereka atau bahkan mereka tidak pernah merasakan bagaimana rasanya memiliki seorang ayah/bapak.

Dari sekian banyaknya anak yang terlantar ada hal yang berbeda, pasalnya wajah mereka sama sekali tidak memperlihatkan darah Asia yang mengalir pada dalam dirinya. Maka dari itu banyak perlakuan tidak adil yang didapatkan mereka. Jadi seperti apa gambaran miris anak dari hasil prostitusi di Filipina itu? Mari simak ulasannya gaes berikut ini :

potret miris kota tanpa ayah di filipina Potret Miris Kota Tanpa Ayah di Filipina 2 1 300x163

DILAHIRKAN OLEH IBU YANG BEKERJA SEBAGAI PSK

Ironis jika menyaksikan keadaan yang ada di Kota “Malaikat” itu, untuk mendapatkan uang untuk hidup yang layak, para wanita di sana menjajakan raganya. Tidak tanggung-tanggung di areal distrik itu mereka semua saling berjejer rapi dan siap untuk menunggu pelanggan yang menginginkan tubuhnya.

Akhirnya Kota Angeles Filipina itu berubah menjadi surga malam untuk para pencari kepuasan. Tidak ada pilihan lain selain menjajakan diri yang bisa dilakukan. Dan akhirnya mereka tetap saja sama, lahirlah anak-anak yang tidak tahu siapa ayahnya. Siklus itu masih terus berlanjut, kebanyakan anak-anak kadang kelak juga mengikuti langkah ibunya. Dikucilkan? Jelas, seolah tidak ada tempat untuk mereka di masyarakat.

potret miris kota tanpa ayah di filipina Potret Miris Kota Tanpa Ayah di Filipina 3 1 300x163

DARAH EROPA MENGALIH DALAM DARAH ANAK-ANAK INI

Lebih dari ratusan anak yang ada di Kota Angels nyaris tidak pernah mengerti siapa sebenarnya ayah kandung mereka. Semakin tahun, semakin bertambah juga jumlah mereka. Rambut pirang dan juga mata biru merupakan ciri khas keturunan Eropa terlihat pada fisik anak-anak Filipina itu. Seolah mereka tidak lahir pada rahim seorang keturunan Asia. Memang pada dasarnya di setiap tahun ada 4,7 juta turis asing yang mendatangi Filipina dan 60% dari laki-lakinya sempat dan berniat singgah di Kota Angels. Kebanyakan mereka adalah anak – anak dari Pria Amerika, Jerman, Australia dan entah dari negara mana lagi.

potret miris kota tanpa ayah di filipina Potret Miris Kota Tanpa Ayah di Filipina 4 1 300x163

DIKENAL MERUPAKAN KOTA TANPA AYAH

Untuk anak-anak ini, biasa mengenal siapa ayah mereka jika mereka beruntung, lantaran kebanyakan dari mereka tidak tau siapa ayah mereka sebenarnya. Mungkin justru para turis hidung belang itu juga tidak tau jika mereka itu memiliki seorang anak. Beberapa anak di kota Angels yang mengenal ayahnya, biasanya mendapatkan pembiayaan di setiap tahunnya, akan tetapi untuk yang tidak tau, mereka harus terlantar dengan ibunya. Terlebih lagi ibu mereka selalu pergi “bekerja”, anak-anak ini tidak tau menahu harus kemana.

potret miris kota tanpa ayah di filipina Potret Miris Kota Tanpa Ayah di Filipina 5 300x163

TIDAK MEMILIKI TUJUAN DAN TERLANTAR

Sebagai anak yang kedatangannya tidak diharapkan, kebanyakan dari mereka justu dikucilkan. Mempunyai fisik yang berbeda dengan yang lainnya, nasib buruk akan selalu menghantui mereka. Lokasi tempat tinggal yang kumuh dan juga kotor sangatlah tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal. Akan tetapi mau bagaimana lagi? Akhirnya anak-anak ini hanya bisa bermain dengan mereka yang juga memiliki nasib yang sama. Tidak jarang mereka ada yang bernasib baik, mencibir mereka bernasib kurang baik dengan cibiran “Haram” lantaran tidak memiliki fisik serupa.

potret miris kota tanpa ayah di filipina Potret Miris Kota Tanpa Ayah di Filipina 6 300x163

REALITA TERBAIK YANG ADA DI ANGELS CITY, FILIPINA

Sejatinya prostitusi di Filipina itu merupakan hal yang ilegal, akan tetapi yang ada di Angels City semakin bertambah subur. Ini merupakan salah satu dari keanehan yang ditemui di negara itu. Belum lagi masyarakat yang menentang mengenai kontrasepsi lantaran dianggap berdosa. Sayangnya tidak jarang ada aborsi marak yang dilakukan dan juga prostitusi yang ada di seluruh penjuru kota. Hal itu masih merupakan PR yang besar untuk pemerintah Filipina.

DI balik berkembangnya negara Filipina rupanya ada sisi lain yang jarang diketahui orang. Serupa dengan yang ada di Indonesia, negara itu juga berkembang dengan pesat akan tetapi pada sisi yang lain ada anak tanpa ayah yang hidupnya terlantar. Hal ini merupakan pelajaran untuk Indonesia tentang berbahayanya prostitusi bagi negeri ini.