Ngeri, Di Sungai Kuning Ada Profesi Pemancing Mayat

0
81

Pada umumnya memancing bertujuan untuk mendapatkan ikan, kemudian ikan yang didapat bisa dimakan atau dijual. Namun apa jadinya jika memancing bukan untuk mendapatkan ikan, melainkan untuk mendapatkan mayat manusia?

Ya, hal itulah yang terjadi di Sungai Kuning di mana memancing mayat dianggap sebagai profesi yang sangat menguntungkan. Terletak 18 mil dari Lanzhou, provinsi Gansu, barat laut China, Sungai Kuning menjadi tempat yang paling disukai untuk bunuh diri.

Oleh sebab itu, beberapa penduduk setempat memilih jadi pemancing mayat di sungai tersebut. Kemudian mayat yang didapat akan diserahkan kepada pihak keluarga, dan sebagai imbalan akan dapat bayaran berupa materi dan juga rasa terima kasih yang amat besar.

Dilansir laman Odditycentral.com, banyak mayat manusia yang mengapung ke permukaan sungai karena disebabkan bendungan hidroelektrik dan sebuah tikungan sungai.

Wei Xinpeng adalah salah satu nelayan yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai pemancing mayat di Sungai Kuning. Menurutnya, memancing mayat memiliki keuntungan yang lebih besar.

ngeri, di sungai kuning ada profesi pemancing mayat Ngeri, Di Sungai Kuning Ada Profesi Pemancing Mayat d44d4ece6236bc2854b2cd76de8429f1cf39e21e 300x167

Tercatat, Xinpeng bisa menemukan sampai 100 mayat per tahun, kemudian menyerahkan kepada keluarganya. Rata-rata korban yang ditemukan di sungai tersebut karena bunuh diri.

Menurut pengakuan Xinpeng, menyebutkan bahwa dia bisa mendapatkan penghasilan 75-450 dollar per mayat yang dikembalikan tergantung pendapatan pihak keluarga yang kehilangan.

ngeri, di sungai kuning ada profesi pemancing mayat Ngeri, Di Sungai Kuning Ada Profesi Pemancing Mayat f4f38ae7e07871a5872f6aea958e2b2f1e56f0c8 300x166

Namun tak jarang pula Xinpeng membuang kembali mayat ke sungai karena tak ada keluarga yang mau mengakui mayat tersebut.